Sabtu, 24 Maret 2012

MEMBACA AL-QUR'AN DENGAN TARTIL

firman allah s.w.t. surah muzzammil :4
artinya : atau lebih dari seperdua itu. dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan. perlahan lahan diatas sama dengan dengan tartil   
Menurut kata syaidina abbas R.A : tartil itu membaca dengan terang. dan menurut sayidina ali R.A : "tartil itu membaguskan bacaan Qur'an serta mengenal tempat waqafnya".dan menurut imam mujahid :" tartil itu ialah membaca Qur'an dengan teratur dan perlahan-lahan.  
Dari para sahabat2 dapat kita simpulakan, bahwa tartil ialah membaguskan bacaan huruf-huruf Al-Qur'an satu persatu dengan tertib dan teratur, mengetahui tempat wakafnya serta tidak terburu2 dan tidak bercampur aduk. 
Nabi kita Muhammad S.A.W pernah pula bersabda, yang artinya : "perhiasilah Al-Qur'an itu dengan suara kamu, karena suara yang baik itu menambahkan kebaikan pada Al-Qur'an".   
Arti suara yang baik dan bagus disini, bukanlah hanya dengan lagu, gaya, dan irama saja, sebagaimana yang banyak diartikan oleh sebagian para qori kita, tetapi maksud yang sebenarnya ialah membaguskan penuturan huruf-huruf Al-Qur'an satu persatu, mengenal makhraj dan sifat huruf itu, mamelihara ghunnah-ghunnah, mad-mad, tebal dan tipisnya huruf serta tempat wakafnya harus di pelihara dengan baik dan lain lain.
 Untuk mengetahui semua itu, maka yang akan membaca Al-Quran wajiblah mempelajari "ILMU TAJWID" kepada ulama yang ahli dalam bidang ini, serta fashih dan mahir. dan perlu di ketahui, bahwa mempelajari ilmu tajwid itu adalah FARDHU KIFAYAH, dan yang mengamalkan atau membacanya adalah FARDU'AIN hukumnya.
 wassalaam    (dikutip dari buku systematika tajwid oleh h. a. sjazily moesthafa)         

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Ka'bah Night | powered by Blogger | created from Minima retouched by ics - id